Konsepantena susunanAntena array bermula pada tahun 1930-an dan awalnya terdiri dari beberapa elemen antena untuk meningkatkan kinerja sistem komunikasi dan radar. Dengan kemajuan teknologi, antena array secara bertahap berkembang menjadi sistem keseluruhan yang terdiri dari sejumlah besar elemen antena, yang dapat mencapai pemrosesan sinyal dan pembentukan berkas yang kompleks. Pada tahun 1950-an, antena array mulai banyak digunakan di bidang militer dan penerbangan. Selanjutnya, dengan perkembangan teknologi gelombang mikro dan komunikasi, antena array digunakan di bidang-bidang seperti komunikasi satelit, radar, komunikasi seluler, dan jaringan nirkabel.
Prinsip kerja
Antena susunan (array antenna) adalah sistem antena yang terdiri dari beberapa elemen antena yang disusun dalam geometri dan jarak tertentu. Prinsip kerja antena susunan didasarkan pada konsep pembentukan berkas (beam forming) dan pengarahan berkas (beam pointing).
Ketika gelombang datang mencapai susunan antena, setiap elemen antena menerima gelombang datang yang sama dengan penundaan fase yang berbeda. Penundaan fase antara elemen-elemen antena ini dicapai dengan menyesuaikan jalur penundaan atau penggeser fase dalam rangkaian. Dengan menyesuaikan penundaan fase setiap elemen antena, sintesis dan interferensi gelombang datang dalam susunan dapat dikendalikan.
Melalui kontrol penundaan fase yang wajar, antena susunan dapat mencapai pembentukan berkas (beam forming). Berkas mengacu pada arah utama energi yang dipancarkan oleh antena, mirip dengan berkas cahaya terkonsentrasi atau berkas suara yang diarahkan ke arah tertentu. Dengan menyesuaikan penundaan fase setiap elemen antena, gelombang yang masuk dapat ditumpangkan dan diperkuat pada arah tertentu dan dibatalkan serta dilemahkan pada arah lain. Dengan cara ini, antena susunan dapat membentuk berkas yang sempit dan terarah, sehingga meningkatkan penguatan dan pengarahan sistem antena.
Arah pancaran antena susunan dapat diatur dengan mengubah penundaan fasa. Dengan mengontrol penundaan fasa, sudut arah pancaran dapat diubah untuk mengarahkannya ke target atau area yang diinginkan. Hal ini menjadikan antena susunan memiliki aplikasi penting dalam sistem radar, sistem komunikasi, dan jaringan nirkabel, serta dapat mencapai fungsi seperti pelacakan target, pengarahan sinyal, dan pembatalan interferensi.
Selain pembentukan berkas (beamforming) dan pengarahan (directivity), antena susunan (array antenna) juga memiliki keunggulan lain, seperti multiplexing spasial, kemampuan anti-interferensi, dan fleksibilitas. Dengan memanfaatkan interaksi antar elemen antena dalam susunan, beberapa sinyal dapat diterima dan ditransmisikan secara bersamaan, sehingga meningkatkan kapasitas dan efisiensi sistem.
Singkatnya, antena susunan (array antenna) mencapai pembentukan berkas (beamforming) dan pengarahan (directivity) dengan menyesuaikan penundaan fase setiap elemen antena untuk mencapai peningkatan radiasi dan penerimaan pada arah tertentu. Antena ini memiliki berbagai aplikasi dalam komunikasi, radar, dan jaringan nirkabel, memberikan keuntungan seperti penguatan tinggi, pengarahan, dan fleksibilitas.

