Setelah membahas parameter antena fundamental pada bab sebelumnya, topik penting lain yang perlu dipertimbangkan adalah wilayah medan dekat dan medan jauh dari sebuah antena.
Intensitas radiasi yang diukur di dekat antena berbeda dengan intensitas yang diukur pada jarak tertentu. Meskipun daerah medan jauh terletak jauh dari antena, daerah tersebut masih dianggap sebagai daerah yang valid karena intensitas radiasinya tetap relatif tinggi.
Wilayah Medan Dekat
Daerah yang langsung mengelilingi antena disebut daerah medan dekat. Daerah ini didominasi oleh efek induktif dan oleh karena itu juga disebut sebagai daerah medan induksi, meskipun masih mengandung beberapa komponen radiasi.
Wilayah Jarak Jauh
Daerah yang jauh dari antena disebut daerah medan jauh. Daerah ini juga dikenal sebagai daerah medan radiasi, karena efek radiasi mendominasi di sini. Banyak parameter antena utama, seperti direktivitas dan pola radiasi, didefinisikan dan diukur dalam daerah ini.
Pola Lapangan
Distribusi medan dapat dikuantifikasi berdasarkan kekuatan medan, dan representasi grafis yang dihasilkan disebut pola medan. Secara khusus, ketika daya radiasi antena dinyatakan dalam hal intensitas medan listrik E (V/m), plot yang dihasilkan disebut sebagai pola medan. Jika dikuantifikasi dalam hal daya (W), maka disebut pola daya.
Distribusi grafis medan atau daya radiasi bergantung pada:
•Di wilayah medan jauh, hanya pada sudut spasial (θ,ϕ);
•Di wilayah medan dekat, baik pada sudut spasial (θ,ϕ) maupun jarak radial (r).
Karakteristik wilayah medan dekat dan medan jauh dapat dipahami dengan lebih jelas dengan bantuan representasi grafis.
Pola lapangan dapat dikategorikan sebagai berikut:
•Wilayah Medan Dekat Reaktif dan Wilayah Medan Dekat Radiasi — keduanya secara kolektif disebut sebagai wilayah medan dekat.
•Wilayah Radiasi Jarak Jauh — disingkat menjadi wilayah jarak jauh.
Wilayah yang langsung mengelilingi antena adalah wilayah medan dekat reaktif, juga dikenal sebagai wilayah medan non-radiatif, di mana efek radiasi tidak dominan. Bersebelahan dengan wilayah ini adalah wilayah medan dekat radiasi, juga disebut wilayah Fresnel, di mana radiasi menjadi dominan dan distribusi medan sudut bergantung pada jarak fisik dari antena.
Di luar itu terdapat wilayah medan jauh yang memancarkan radiasi. Di wilayah ini, distribusi medan tidak bergantung pada jarak, dan pola radiasi efektif terbentuk.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang antena, silakan kunjungi:
Waktu posting: 01-Apr-2026

