Antena kawat adalah salah satu jenis antena dasar. Antena ini dikenal luas dan banyak digunakan. Untuk lebih memahami antena kawat, mari kita lihat terlebih dahulu saluran transmisi.
Saluran Transmisi
Saluran transmisi, atau kawat, membawa energi listrik dari satu ujung ke ujung lainnya. Jika kedua ujung saluran transmisi terhubung ke rangkaian, informasi dapat dikirim atau diterima antara kedua rangkaian melalui kawat ini.
Jika salah satu ujung kawat dibiarkan terbuka, energi listrik akan mencoba keluar. Hal ini menyebabkan komunikasi nirkabel. Jika ujung kawat dibengkokkan, energi akan keluar dari saluran transmisi lebih efisien daripada sebelumnya. Pelepasan yang disengaja ini disebut radiasi.
Untuk mencapai radiasi yang efisien, impedansi pada ujung terbuka saluran transmisi perlu disesuaikan dengan impedansi ruang hampa. Pertimbangkan saluran transmisi dengan panjang seperempat panjang gelombang. Ujung jauhnya dibiarkan terbuka dan dibengkokkan, sehingga menghasilkan impedansi tinggi. Struktur ini membentuk antena dipol setengah gelombang. Sementara ujung umpan saluran transmisi memiliki impedansi rendah, impedansi tinggi pada ujung terbuka sesuai dengan impedansi ruang hampa, sehingga menghasilkan peningkatan kinerja radiasi.
Dipol
Ketika energi dipancarkan melalui kawat yang bengkok seperti itu, ujung saluran transmisi disebut dipol atau antena dipol.
Reaktansi impedansi masukan merupakan fungsi dari jari-jari dan panjang dipol. Semakin kecil jari-jari, semakin besar besarnya reaktansi, dan reaktansi berbanding lurus dengan panjang gelombang. Oleh karena itu, baik panjang maupun jari-jari dipol perlu diperhitungkan. Biasanya, impedansi antena dipol sekitar 72 Ω.
Gambar di bawah ini membantu mengilustrasikan konsep ini dengan lebih jelas.
Gambar tersebut menunjukkan diagram rangkaian antena dipol sederhana yang terhubung ke saluran transmisi. Pada antena dipol, arus maksimum berada di tengah dan berkurang hingga nol di ujung, sedangkan tegangan minimum berada di tengah dan meningkat hingga maksimum di ujung.
Jenis-jenis antena kawat yang umum meliputi: antena dipol setengah gelombang, antena dipol lipat setengah gelombang, antena dipol gelombang penuh, antena dipol pendek, dan antena dipol infinitesimal. Semua jenis antena ini akan dibahas dalam bab-bab selanjutnya.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang antena, silakan kunjungi:
Waktu posting: 29 Mei 2026

